FinanSaya.com – Nasdaq 100 Index akan kedatangan emiten baru dari sektor antariksa. Nasdaq mengumumkan Space Exploration Technologies Corporation atau SpaceX akan menjadi komponen Nasdaq-100 sebelum pembukaan pasar pada Selasa, 7 Juli 2026.
Pengumuman itu disampaikan Nasdaq pada 26 Juni 2026 melalui laman investor relations resminya. SpaceX tercatat di Nasdaq dengan ticker SPCX setelah sahamnya mulai diperdagangkan pada 12 Juni 2026.
Masuknya SpaceX ke Nasdaq 100 Index terjadi hanya beberapa pekan setelah penawaran umum perdana saham. Berdasarkan dokumen resmi SpaceX, perusahaan menetapkan harga IPO sebesar US$135 per saham dan menyatakan sahamnya mulai diperdagangkan di Nasdaq Global Select Market serta Nasdaq Texas pada 12 Juni 2026.
Dalam laporan 8-K, SpaceX menyebut telah menyelesaikan IPO pada 15 Juni 2026 dengan melepas 638.888.888 saham Class A Common Stock pada harga US$135 per saham. Jumlah tersebut sudah mencakup pelaksanaan penuh opsi underwriters untuk membeli tambahan 83.333.333 saham.
SpaceX Masuk Nasdaq 100 Index Lewat Fast Entry
Cepatnya SpaceX masuk Nasdaq-100 Indeks tersebut sejalan dengan mekanisme Fast Entry dalam metodologi Nasdaq-100. Nasdaq menjelaskan sekuritas yang belum menjadi konstituen indeks dapat ditambahkan secara dipercepat apabila kapitalisasi pasar penuhnya berada dalam jajaran 40 besar konstituen indeks saat ini.
Metodologi yang sama menyebut penambahan Fast Entry tidak harus disertai penghapusan saham lain. Dengan mekanisme itu, jumlah konstituen indeks dapat sementara melebihi 100.
Berdasarkan metodologi Nasdaq-100, mekanisme Fast Entry untuk saham IPO memang merupakan aturan baru. Nasdaq menyebut saham IPO akan dievaluasi pada akhir hari perdagangan ketujuh, lalu secara umum dapat ditambahkan ke indeks setelah 15 hari perdagangan jika memenuhi kriteria, termasuk kapitalisasi pasar penuh yang masuk jajaran 40 besar konstituen saat ini.
Sebelum mekanisme ini berlaku, saham baru umumnya harus melewati masa seasoning lebih lama sebelum dipertimbangkan masuk indeks.
Mengutip dari Reuters, aturan Fast Entry mulai berlaku 1 Mei 2026. Nasdaq menyatakan perubahan itu dibuat agar perusahaan publik baru berkapitalisasi sangat besar tidak perlu menunggu terlalu lama, bahkan hingga setahun atau lebih, sebelum masuk Nasdaq-100. SpaceX dan OpenAI disebut sebagai contoh perusahaan besar yang menjadi latar perubahan aturan tersebut.
Baca Juga: IPO SpaceX Jadi Rebutan Ritel, Harganya Rp2 Juta-an
Untuk saham hasil IPO, Nasdaq menjelaskan perusahaan dievaluasi pada akhir hari perdagangan ketujuh di bursa yang memenuhi syarat. Secara umum, saham tersebut dapat ditambahkan ke indeks setelah 15 hari perdagangan, dengan pengumuman dilakukan setelah penutupan hari perdagangan kesepuluh.
Nasdaq 100 Index sendiri dirancang untuk mengukur kinerja 100 perusahaan non-keuangan terbesar yang tercatat di Nasdaq. Dalam keterangan resmi yang dikutip, Nasdaq menyebut indeks ini dilacak lebih dari 200 produk investasi dengan total aset kelolaan global lebih dari US$800 miliar. Karena itu, masuknya SpaceX memberi bobot baru bagi indeks yang banyak diikuti investor global dan produk investasi pasif.
Dalam artikel newsroom 12 Juni 2026, Nasdaq menyebut SpaceX dibuka di US$150 per saham pada hari pertama perdagangan, atau 11 persen di atas harga IPO US$135. Nasdaq juga menulis bahwa debut tersebut menghasilkan valuasi tersirat sekitar US$1,77 triliun.
Produk Pasif Berpotensi menyesuaikan Portofolio
Masuknya SpaceX ke Nasdaq 100 Index berpotensi membuat produk investasi pasif yang mengikuti indeks tersebut menyesuaikan portofolio. Namun, Nasdaq 100 adalah indeks, bukan produk investasi. Index fund atau ETF adalah produk yang melacak kinerja indeks tersebut.
Dalam dokumen IPO, SpaceX menyatakan dana hasil penawaran akan digunakan untuk mendukung strategi pertumbuhan. Penggunaan dana meliputi ekspansi infrastruktur komputasi AI, peningkatan infrastruktur peluncuran dan kendaraan peluncur, peningkatan kapasitas konstelasi satelit, serta kebutuhan korporasi umum lainnya.
Nasdaq juga menyatakan informasi dalam pengumuman indeks bersifat informasional dan edukatif. Nasdaq 100 Index itu tidak dimaksudkan sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual produk keuangan tertentu.
Dengan jadwal efektif 7 Juli 2026, SpaceX menjadi salah satu emiten yang sangat cepat masuk ke Nasdaq 100 Index tersebut setelah IPO. Langkah ini menunjukkan bagaimana aturan Fast Entry dapat mempercepat masuknya perusahaan berkapitalisasi sangat besar ke indeks utama setelah resmi tercatat di bursa. (Sol)




