Update Harga Bahan Pokok Surabaya Hari Ini

|

8 Views
Update Harga Bahan Pokok Surabaya Hari Ini

FinanSaya.com – Update harga bahan pokok di Kota Surabaya bergerak beragam pada Sabtu, 13 Juni 2026. Sebagian komoditas utama naik di tingkat konsumen, sementara sebagian lainnya turun dibandingkan posisi sebelumnya.

Berdasarkan data di laman SISKEPERBAPO, harga rata-rata Kota Surabaya pukul 10.15 WIB, pergerakan harga pangan belum menunjukkan arah tunggal karena kenaikan dan penurunan terjadi pada beberapa kelompok komoditas.

Untuk update harga bahan pokok hari ini, komoditas beras menjadi salah satu bahan pokok yang naik. Harga beras premium naik dari Rp15.583 menjadi Rp15.750 per kilogram, bertambah Rp167 atau 1,07 persen.

Beras medium mencatat kenaikan lebih tinggi secara persentase. Harganya naik dari Rp12.666 menjadi Rp13.000 per kilogram, atau bertambah Rp333 setara 2,63 persen.

Di sisi lain, gula kristal putih turun tipis dari Rp17.333 menjadi Rp17.250 per kilogram. Penurunan komoditas ini sebesar Rp83 atau 0,48 persen.

Update Harga Bahan Pokok pada Minyak dan Daging

Kelompok minyak goreng bergerak tidak seragam. Minyak goreng curah turun dari Rp20.833 menjadi Rp20.000 per kilogram, atau berkurang Rp833 setara 4 persen.

Harga minyak goreng kemasan premium juga turun cukup dalam dari Rp18.250 menjadi Rp16.875 per liter. Penurunan tersebut mencapai Rp1.375 atau 7,53 persen.

Namun, MinyaKita justru naik tipis dari Rp16.020 menjadi Rp16.100 per liter. Kenaikannya sebesar Rp80 atau 0,50 persen.

Pada kelompok daging, harga daging sapi paha belakang turun dari Rp121.500 menjadi Rp117.250 per kilogram. Penurunan ini mencapai Rp4.250 atau 3,50 persen.

Daging ayam kampung juga turun dari Rp64.166 menjadi Rp60.000 per ekor, berkurang Rp4.167 atau 6,49 persen. Sebaliknya, daging ayam ras naik tipis dari Rp34.500 menjadi Rp34.750 per kilogram, bertambah Rp250 atau 0,72 persen.

Untuk komoditas telur, telur ayam ras naik dari Rp26.500 menjadi Rp26.750 per kilogram. Kenaikan tersebut sebesar Rp250 atau 0,94 persen.

Telur ayam kampung bergerak turun dari Rp47.466 menjadi Rp46.000 per kilogram. Harga komoditas ini berkurang Rp1.467 atau 3,09 persen.

Cabai Rawit dan Kedelai Impor Masih Naik

Penurunan harga juga terjadi pada updata harga bahan pokok kali ini. Salah satunya adalah jagung pipilan kering turun dari Rp11.300 menjadi Rp11.000 per kilogram, sedangkan tepung terigu protein sedang kemasan turun dari Rp12.416 menjadi Rp12.250 per kilogram.

Harga bawang juga ikut melemah. Bawang merah turun dari Rp48.333 menjadi Rp46.500 per kilogram, sementara bawang putih sinco atau honan turun dari Rp33.500 menjadi Rp32.500 per kilogram.

Baca Juga: Mayoritas Harga Bapok Surabaya Stabil Hari Ini

Pada kelompok cabai, pergerakan harga juga campuran. Cabai merah keriting turun dari Rp46.166 menjadi Rp43.000 per kilogram. Cabai merah besar juga turun dari Rp45.500 menjadi Rp43.250 per kilogram.

Namun, cabai rawit merah masih naik dari Rp61.333 menjadi Rp62.500 per kilogram. Kenaikannya mencapai Rp1.167 atau 1,90 persen.

Harga kedelai impor naik dari Rp16.166 menjadi Rp16.750 per kilogram, bertambah Rp583 atau 3,61 persen. Adapun kedelai lokal terpantau tetap di posisi Rp15.000 per kilogram.

Pada update harga bahan pokok kali ini, kenaikan tertinggi secara persentase terjadi pada garam beryodium bata. Harganya naik dari Rp1.437 menjadi Rp1.833 per buah, atau meningkat 27,54 persen, meski kenaikan nominalnya hanya Rp396.

Perubahan paling besar secara nominal terjadi pada daging sapi paha belakang yang turun Rp4.250 per kilogram dan daging ayam kampung yang turun Rp4.167 per ekor. Sementara dari sisi kenaikan, cabai rawit merah naik Rp1.167 per kilogram. Untuk persentase, garam beryodium bata mencatat kenaikan tertinggi, sedangkan minyak goreng kemasan premium menjadi salah satu komoditas dengan penurunan terdalam.

Secara keseluruhan, update harga bahan pokok di Surabaya menunjukkan kondisi campuran. Beras, telur ayam ras, cabai rawit merah, kedelai impor, MinyaKita, dan garam beryodium bata naik.

Namun dari update harga bahan pokok ini, sejumlah bahan pokok lain seperti minyak goreng curah, minyak goreng kemasan premium, daging sapi, ayam kampung, cabai merah, bawang, gula, jagung, dan tepung terigu justru turun.

Update harga bahan pokok ini menunjukkan tekanan tidak merata di pasar Surabaya, dengan sebagian kebutuhan dapur naik sementara beberapa komoditas strategis lain melemah. (Sol)

Artikel Menarik Lainnya