FinanSaya.com – Mayoritas harga bapok di Kota Surabaya terpantau relatif stabil pada tingkat konsumen, Senin, 8 Juni 2026. Berdasarkan data Siskaperbapo pukul 12.48 WIB, sebagian besar komoditas pangan di sejumlah pasar tidak berubah dibandingkan hari sebelumnya.
Data tersebut mencakup harga rata-rata di Pasar Wonokromo, Pasar Keputran, Pasar Genteng, Pasar Soponyono, Pasar Tambahrejo, dan Pasar Pucang Anom. Pemantauan ini merupakan data real time pergerakan harga pangan harian di pasar konsumen Surabaya.
Mayoritas harga bapok yang stabil antara lain beras premium di harga Rp15.583 per kilogram dan beras medium Rp12.666 per kilogram. Gula kristal putih juga tidak berubah di Rp17.333 per kilogram.
Harga minyak goreng curah tercatat stabil di Rp20.833 per kilogram. Minyakita juga tidak bergerak di Rp16.020 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan premium bertahan di Rp18.250 per liter.
Mayoritas Harga Bapok Stabil, Beberapa Naik
Mayoritas harga bapok yang tidak berubah juga terlihat pada komoditas susu kental manis, jagung pipilan kering, garam beryodium, tepung terigu, kacang kedelai, dan mi instan. Bawang merah dan bawang putih juga terpantau stabil.
Di kelompok sayuran dan pangan lain, kol atau kubis, kentang, serta ketela pohon tidak mengalami perubahan harga. Ini menunjukkan pergerakan harga pangan Surabaya masih terbatas pada sebagian komoditas.

Meski mayoritas stabil, sejumlah komoditas tetap bergerak naik. Kenaikan paling tinggi terjadi pada tomat merah, dari Rp13.166 menjadi Rp13.833 per kilogram.
Dengan perubahan tersebut, tomat merah naik Rp667 per kilogram atau sekitar 5,06 persen. Kenaikan ini menjadi yang paling menonjol dibandingkan komoditas lain dalam daftar harga pangan Surabaya hari ini.
Kenaikan juga terjadi pada daging sapi paha belakang. Harganya naik dari Rp120.000 menjadi Rp120.833 per kilogram, atau bertambah Rp833.
Daging ayam ras ikut naik tipis dari Rp34.500 menjadi Rp34.666 per kilogram. Kenaikan tersebut lebih kecil dibandingkan perubahan harga tomat merah dan daging sapi paha belakang.
Cabai Bergerak Campuran, Telur Ayam Ras Turun
Selain daging dan tomat, beberapa komoditas lain juga mencatat kenaikan. Kacang hijau naik dari Rp27.500 menjadi Rp27.833 per kilogram, sedangkan kacang tanah naik dari Rp31.500 menjadi Rp31.666 per kilogram.
Wortel naik dari Rp15.166 menjadi Rp15.333 per kilogram. Buncis juga meningkat dari Rp18.333 menjadi Rp18.500 per kilogram.

Di kelompok cabai, pergerakan harga terlihat campuran. Cabai rawit merah naik tipis dari Rp62.333 menjadi Rp62.500 per kilogram.
Meski mayoritas harga bapok stabil, cabai merah keriting turun dari Rp50.000 menjadi Rp49.500 per kilogram. Cabai merah besar juga turun dari Rp51.166 menjadi Rp50.000 per kilogram.
Baca Juga: Deretan Harga Bahan Pokok Surabaya yang Naik Awal Juni
Di tengah kenaikan beberapa komoditas, harga telur ayam ras justru turun. Telur ayam ras turun dari Rp27.375 menjadi Rp27.000 per kilogram.
Penurunan telur ayam ras setara Rp375 per kilogram atau sekitar 1,37 persen. Sementara itu, telur ayam kampung terpantau tidak berubah di harga Rp47.466 per kilogram.
Mayoritas harga bapok di Surabaya pada Senin siang masih menunjukkan kondisi pasar yang relatif stabil. Perubahan harga terjadi pada sebagian komoditas, terutama tomat merah, daging sapi, daging ayam ras, beberapa jenis sayuran, cabai, dan telur ayam ras.
Berdasarkan data Siskaperbapo pukul 12.48 WIB, mayoritas harga bapok tidak mengalami perubahan harian di enam pasar yang menjadi lokasi pemantauan.
Dolar Masih Berada di Kisaran Rp18.000
Kendati demikian, kalangan masyarakat dan pedagang masih mengkhawatirkan dampak pelemahan rupiah yang terjadi sejak akhir Mei lalu. Sebagaimana diketahui, naiknya dolar telah memberikan efek pada harga bahan pokok di Kota Surabaya.
Berdasarkan data Kurs Transaksi Bank Indonesia pada Senin, 8 Juni 2026, dolar Amerika Serikat tercatat dengan kurs jual Rp18.129,19 dan kurs beli Rp17.948,81 per dolar AS. Untuk USD/IDR, Bank Indonesia menggunakan Kurs Referensi JISDOR sebagai titik tengah Kurs Transaksi BI.
Sementara itu, data JISDOR Bank Indonesia terakhir yang tersedia menunjukkan nilai Rp18.039 per dolar AS pada 5 Juni 2026.
Berdasarkan data JISDOR Bank Indonesia, rupiah berada di kisaran Rp18.000-an selama dua hari kerja berturut-turut pada 4–5 Juni 2026. Pada 8 Juni 2026, Kurs Transaksi BI juga menunjukkan kurs jual dolar AS di Rp18.129,19. (Sol)




