Harga Emas Naik Sedikit di Akhir Pekan

|

5 Views
Harga Emas Naik Sedikit di Akhir Pekan

FinanSaya.com – Harga emas naik tipis pada Sabtu, 13 Juni 2026. Penguatan terlihat pada harga emas batangan Antam Logam Mulia dan sejumlah produk emas yang dijual melalui Pegadaian.

Berdasarkan pemantauan harga emas hari ini, emas Antam Logam Mulia berada di kisaran Rp2.711.000 per gram. Angka itu naik tipis dibandingkan posisi sebelumnya yang berada di level Rp2.709.000 per gram.

Sebagai informasi, pada pekan pertama Juni 2026, harga emas Antam sempat bergerak melemah. Data harga 1 Juni menunjukkan Antam berada di Rp2.799.000 per gram, sedangkan pada 6 Juni turun menjadi Rp2.738.000 per gram.

Sementara saat ini, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam juga ikut naik ke kisaran Rp2.454.000 per gram. Buyback menjadi acuan harga ketika masyarakat menjual kembali emas batangan Antam kepada pihak penyedia.

Di Pegadaian, harga emas dari tiga jenama utama juga terpantau menguat. Harga emas Antam berada di kisaran Rp2.818.000 per gram. Emas UBS dijual sekitar Rp2.709.000 per gram, sedangkan emas Galeri24 berada di kisaran Rp2.696.000 per gram.

Perbedaan harga emas naik antara Antam Logam Mulia dan Antam di Pegadaian merupakan hal yang umum terjadi. Selisih harga dapat dipengaruhi kanal distribusi, stok, biaya cetak, biaya operasional, hingga kebijakan harga masing-masing platform penjualan.

Laman Pegadaian menampilkan halaman harga emas yang diperbarui pada Sabtu, 13 Juni 2026. Sementara itu, Logam Mulia Antam menyatakan harga emas diperbarui setiap hari sekitar pukul 08.30 WIB.

Harga Emas Naik Ikuti Emas Dunia dan Rupiah

Harga emas naik di pasar domestik juga tidak bisa dilepaskan dari pergerakan harga emas dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Data harga spot menunjukkan emas dunia pada 13 Juni 2026 pukul 09.01 WIB berada di kisaran 4.210,91 dolar AS per troy ounce.

Jika dikonversi, harga tersebut setara sekitar 135,38 dolar AS per gram. Dalam rupiah, harga spot emas berada di kisaran Rp2.407.026 per gram.

Meski begitu, harga emas fisik di Indonesia biasanya lebih tinggi dibandingkan harga spot global. Selisih tersebut dapat terjadi karena biaya produksi, sertifikasi, distribusi, pajak, margin penjualan, serta premi domestik pada emas batangan.

Logam Mulia Antam dalam materi edukasinya menjelaskan harga emas dunia dipengaruhi sejumlah faktor. Faktor tersebut mencakup ketidakpastian global, kondisi ekonomi, geopolitik, perang, hingga risiko resesi.

Dalam situasi penuh ketidakpastian, harga emas naik karena kerap dipandang sebagai aset safe haven atau aset lindung nilai. Kondisi ini dapat membuat permintaan terhadap emas meningkat ketika pelaku pasar mencari aset yang dianggap lebih aman.

Baca Juga: Tips Beli Emas Perhiasan Biar Gak Kecewa Pas Dijual

Perhatikan Spread Buyback Jika Beli

Selain faktor global, nilai tukar rupiah juga berperan besar terhadap harga emas di dalam negeri. Logam Mulia menyebut harga emas lokal dan harga emas dunia memiliki hubungan dengan pergerakan dolar AS.

Ketika rupiah melemah terhadap dolar AS, harga emas dalam rupiah berpotensi terdorong naik meskipun harga emas dunia tidak bergerak signifikan. Sebaliknya, penguatan rupiah dapat menahan kenaikan harga emas lokal jika harga global tidak naik tajam.

Bagi masyarakat yang ingin membeli emas, harga beli bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan. Spread antara harga beli dan harga jual kembali juga penting karena menentukan seberapa besar kenaikan harga yang dibutuhkan agar investasi emas mulai mencatat keuntungan.

Dengan harga Antam Rp2.711.000 per gram dan buyback Rp2.454.000 per gram, spread harga emas Antam mencapai Rp257.000 per gram. Artinya, harga emas perlu naik lebih dari selisih tersebut agar pembeli yang menjual kembali emasnya mulai mencatat keuntungan secara nominal.

Dengan harga emas naik dan masih berada di level tinggi, pembelian emas secara bertahap dapat menjadi strategi yang lebih hati-hati dibanding membeli dalam jumlah besar sekaligus. Strategi ini membantu mengurangi risiko ketika harga emas tiba-tiba terkoreksi dalam jangka pendek.

Harga emas naik pada 13 Juni 2026, tetapi calon pembeli tetap perlu membandingkan harga Antam, UBS, Galeri24, dan buyback sebelum mengambil keputusan. Perbandingan harga harus tetap diperhatikan, karena setiap kanal penjualan dapat memiliki selisih berbeda. (Sol)

Artikel Menarik Lainnya