AIS 2025, Pemkot Surabaya Apresiasi 22 Perusahaan

|

7 Views
AIS 2025, Pemkot Surabaya Apresiasi 22 Perusahaan

FinanSaya.com – AIS 2025 kembali digelar Pemerintah Kota Surabaya sebagai ajang apresiasi bagi pelaku usaha yang dinilai patuh perizinan dan memberi kontribusi terhadap ekonomi kota. Tahun ini, Anugerah Investa Surabaya mengusung tema “Surabaya Gerbang Investasi Kelas Dunia” dan berlangsung di Balai Kota Surabaya, Selasa, 23 Juni 2026.

Pemkot Surabaya memberikan penghargaan kepada 22 perusahaan terbaik. Mereka dipilih dari 35 nominasi yang mengikuti proses penilaian, mulai dari pengisian kuisioner mandiri terkait perizinan hingga penilaian kegiatan yang berdampak bagi masyarakat.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan AIS 2025 ini menjadi bentuk terima kasih Pemkot kepada investor yang berkomitmen membangun Surabaya. Menurut dia, investasi yang masuk harus legal, aman, nyaman, dan memberi manfaat langsung bagi warga.

“Kami ingin investasi di Surabaya ini legal, aman, dan nyaman. Ketika investasi masuk, ada pergerakan ekonomi. Mereka butuh pekerja, pekerjanya dari warga Surabaya. Mereka butuh makan untuk pekerjanya, menunya bisa disuplai oleh UMKM Kota Surabaya,” ujar Eri.

AIS 2025 Nilai Modal dan Kepatuhan Izin

Eri menjelaskan ada tiga indikator utama dalam penilaian AIS 2025. Indikator itu meliputi jumlah modal yang ditanamkan di Surabaya, kepatuhan administrasi dan regulasi, serta komitmen perusahaan memprioritaskan warga asli Surabaya sebagai pekerja.

Untuk mendongkrak realisasi investasi, Pemkot Surabaya juga membuka Klinik Investasi di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Fasilitas ini disiapkan agar pelaku usaha dapat berkonsultasi dan mengurus perizinan dengan lebih mudah dan cepat.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat memberikan sambutan acara AIS 2025 di Lantai 2 Balai Kota Surabaya

Eri mengingatkan seluruh jajaran Pemkot Surabaya agar tidak mempersulit proses perizinan. Jika ada kendala atau pungutan liar, investor diminta melapor langsung kepadanya atau melalui hotline Lapor Cak Eri.

“Kalau ada yang bermain dengan izin atau kesulitan, langsung bisa menghubungi saya secara langsung atau melalui hotline lapor Cak Eri,” tegasnya saat memberikan sambutan di acara AIS 2025.

Menurut Eri, pajak dari investor dikembalikan kepada warga dalam bentuk layanan publik. Ia menyebut pendidikan gratis, kesehatan gratis, dan pembangunan rumah tidak layak huni sebagai contoh manfaat yang diterima masyarakat.

22 Perusahaan Terbaik Terima Penghargaan

Kepala DPMPTSP Kota Surabaya Lasidi mengatakan AIS 2025 bertujuan memacu pertumbuhan investasi berkualitas. Ajang ini juga diarahkan untuk memperkuat sinergi antara investor besar dan pelaku UMKM lokal.

Peserta penghargaan berasal dari berbagai sektor usaha. Bidangnya meliputi real estate, perhotelan, restoran dan kafe, industri, rumah sakit, perdagangan dan jasa, hingga UMKM.

“Dari 35 nominasi, terpilih 22 pelaku usaha terbaik yang berhak mendapatkan penghargaan berupa plakat dan sertifikat Anugerah Investa Surabaya sebagai Terbaik I, II, dan III, serta kategori khusus UMKM,” kata Lasidi.

Baca Juga: BLT DBHCHT 2026, Pekerja Pabrik Rokok Terima Rp1,4 Juta

Lasidi berharap standarisasi dan transparansi perizinan yang diterapkan Pemkot Surabaya dapat membantu menekan pengangguran terbuka dan kemiskinan. Menurut dia, investasi yang tumbuh diharapkan membuka lebih banyak ruang kerja bagi warga kota.

Sementara itu, Kepala Departemen Litigasi dan Perizinan PT PAL Indonesia Muhammad Tezar Emiral, yang merupakan salah satu penerima penghargaan, mengapresiasi sistem perizinan Pemkot Surabaya melalui DPMPTSP. Ia mengatakan keberadaan PT PAL di Surabaya juga diarahkan untuk memberi dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.

“Keberadaan kami di Surabaya tidak terlepas dari amanat negara. Investasi yang dimaksud bukan hanya membantu pendapatan daerah, tetapi juga meningkatkan lapangan kerja di sekitarnya, serta mengentaskan kemiskinan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan,” ujar Tezar.

Sebagai informasi, Anugerah Investa Surabaya atau AIS adalah ajang penghargaan yang digelar Pemkot Surabaya untuk memberi apresiasi kepada pelaku usaha dan investor yang dinilai berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi kota.

Penghargaan ini tidak hanya melihat besarnya investasi, tetapi juga kepatuhan perusahaan terhadap perizinan, administrasi, regulasi, serta dampak usahanya bagi masyarakat.

Melalui AIS 2025, Pemkot Surabaya ingin mendorong iklim investasi yang lebih tertib, transparan, dan memberi manfaat langsung bagi warga, termasuk melalui penyerapan tenaga kerja lokal dan keterlibatan UMKM.

Dengan AIS 2025, Pemkot Surabaya menegaskan arah investasi kota tidak hanya mengejar modal masuk. Pemerintah kota juga menekankan kepatuhan perizinan, penyerapan tenaga kerja lokal, keterlibatan UMKM, dan dampak sosial bagi warga Surabaya. (Sol)

Artikel Menarik Lainnya