FinanSaya.com – DPUM resmi punya pengendali baru. PT Dua Putra Utama Makmur Tbk menyatakan PT Rama Indonesia telah menyelesaikan transaksi pengambilalihan saham mayoritas perseroan. Dengan transaksi ini, Rama Indonesia resmi menjadi pengendali baru DPUM.
Sebagaimana diketahui, perubahan pengendali bukan sekadar pergantian pemilik saham.
Bagi perusahaan terbuka, langkah seperti ini bisa memengaruhi arah bisnis, strategi operasional, hingga sentimen investor di pasar.
Rama Indonesia Ambil Alih Saham Mayoritas
Manajemen DPUM menjelaskan, pengambilalihan dilakukan melalui pembelian saham milik PT Pandawa Putra Investama.
“Transaksi ini menjadi bagian dari strategi untuk memperkuat transformasi bisnis DPUM ke depan. Kami berharap masuknya Rama Indonesia bisa membuka peluang sinergi yang lebih luas,” ungkap Manajemen DPUM berdasarkan keterangan resmi, Selasa (12/5/2026).
Manajemen DPUM menilai akuisisi ini sebagai langkah strategis.
Baca Juga: Unilever Indonesia Dilirik, Dividen Tinggi Jadi Senjata
Masuknya PT Rama Indonesia diharapkan mampu mempercepat transformasi bisnis yang lebih adaptif dan berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan.
Di sinilah pasar mulai mencermati dampaknya.
Investor biasanya melihat perubahan pengendali sebagai sinyal penting. Jika pengendali baru membawa modal, jaringan, strategi, atau efisiensi yang lebih kuat, sentimen terhadap saham bisa ikut berubah.
Namun, ekspektasi tetap perlu dibuktikan.
Perubahan pengendali baru akan dinilai dari realisasi kinerja, bukan hanya dari rencana transformasi.
Mandatory Tender Offer Akan Dilakukan
Sebagai tindak lanjut transaksi, PT Rama Indonesia akan melaksanakan Penawaran Tender Wajib atau Mandatory Tender Offer kepada pemegang saham publik.
Langkah ini dilakukan sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan melalui POJK No. 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka.
“Bagi pemegang saham publik, proses tender wajib menjadi bagian yang perlu diperhatikan,” ujar manajemen.
Pasalnya, mekanisme ini memberi kesempatan kepada investor publik untuk menjual sahamnya sesuai ketentuan yang berlaku setelah terjadi perubahan pengendali.
DPUM Masuk Fase Baru
Manajemen DPUM optimistis sinergi pasca transaksi bisa membuka peluang pengembangan bisnis lebih luas.
Perusahaan juga menargetkan peningkatan daya saing, efektivitas operasional, tata kelola, dan penciptaan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.
Namun, pasar masih akan menunggu langkah konkret berikutnya. (Sol)




