IHSG Lanjut Reli Dekati Level 6400

|

3 Views
IHSG Lanjut Reli Dekati Level 6400

FinanSaya.comIndeks Harga Saham Gabungan bergerak positif pada perdagangan Kamis (6/8/2026) pagi. Hingga pukul 09.30 WIB, IHSG lanjut reli dengan kenaikan 27,412 poin atau 0,43 persen ke posisi 6.378,522.

Kenaikan tersebut membuat indeks semakin dekat dengan level psikologis 6.400. Jarak IHSG dari level itu tinggal sekitar 21,5 poin pada setengah jam pertama perdagangan.

IHSG lanjut reli dan dibuka menguat 28,78 poin ke level 6.379,92. Pada perdagangan Rabu, indeks ditutup di sekitar 6.351.

Indeks LQ45 juga bergerak searah. Indeks berisi saham-saham unggulan itu naik sekitar 0,47 persen ke posisi 636,98.

IHSG Lanjut Reli Tiga Hari Beruntun

IHSG lanjut reli pada Kamis pagi memperpanjang tren positif IHSG menjadi tiga hari perdagangan berturut-turut. Pada Selasa (4/8/2026), indeks ditutup melonjak 1,37 persen atau 85,116 poin ke posisi 6.319,613.

Penguatan berlanjut pada Rabu dengan kenaikan sekitar 0,50 persen ke level 6.351. Dengan tambahan kenaikan pada Kamis pagi, IHSG semakin mendekati area 6.400.

Jika dihitung dari penutupan Senin di sekitar 6.234,50, IHSG telah bertambah sekitar 144 poin hingga Kamis pukul 09.30 WIB. Secara persentase, kenaikan itu setara sekitar 2,31 persen.

Kenaikan beruntun tersebut menunjukkan dorongan beli masih bertahan di pasar saham domestik. Namun, posisi indeks yang berada sedikit di bawah level pembukaan juga menunjukkan tekanan ambil untung mulai muncul.

Level 6400 Jadi Area Penting

Pada perdagangan Kamis, IHSG sebelumnya diproyeksikan bergerak di kisaran 6.370 hingga 6.400. Area tersebut menjadi batas penting untuk mengukur kekuatan pemulihan jangka pendek.

Level 6.400 menjadi salah satu area resisten yang perlu ditembus. Jika indeks mampu melewati dan bertahan di atas level tersebut, ruang penguatan lanjutan dapat terbuka.

Sebaliknya, kegagalan menembus level itu dapat membuat IHSG lanjut reli dan kembali bergerak konsolidatif. Apalagi, indeks sudah naik lebih dari 116 poin dalam dua perdagangan sebelum Kamis.

Kenaikan cepat dalam waktu singkat sering memicu sebagian pelaku pasar merealisasikan keuntungan. Karena itu, reli menuju 6.400 tetap perlu dibaca bersama potensi aksi ambil untung.

Dalam proyeksi sepanjang Agustus 2026, sejumlah analis memperkirakan IHSG bergerak pada rentang 6.050 hingga 6.450. Penguatan diperkirakan berlangsung bertahap karena pasar masih menunggu katalis domestik dan global yang lebih kuat.

Transaksi Pagi Capai Rp3,74 Triliun

Aktivitas perdagangan pada awal sesi Kamis tercatat cukup ramai. Hingga pukul 09.30 WIB, volume perdagangan mencapai 9,388 miliar saham.

Nilai transaksi tercatat sekitar Rp3,74 triliun. Dari sisi pergerakan harga, sebanyak 309 saham menguat, 226 saham melemah, dan 197 saham tidak berubah.

Baca Juga: Pergerakan Lemah IHSG Tahan Upaya ke 5.900

Jumlah saham naik masih lebih banyak dibandingkan saham turun. Rasio saham menguat terhadap saham melemah berada di sekitar 1,37 berbanding satu.

Data tersebut menunjukkan lebar pasar masih mendukung penguatan indeks. Meski demikian, selisih saham naik dan turun belum mencerminkan reli yang sepenuhnya merata.

Dengan kondisi itu, keberlanjutan IHSG lanjut reli akan banyak ditentukan oleh kemampuan saham-saham berkapitalisasi besar menjaga kenaikan hingga akhir sesi.

Rupiah Ikut Menguat

Penguatan pasar saham domestik berjalan bersamaan dengan pergerakan positif rupiah. Pada Kamis pagi, rupiah menguat 22 poin atau 0,12 persen ke Rp17.911 per dolar AS.

Pada penutupan sebelumnya, rupiah berada di Rp17.933 per dolar AS. Penguatan nilai tukar dapat menjadi sentimen tambahan bagi pasar saham karena membantu meredakan kekhawatiran terhadap tekanan kurs.

Meski begitu, pelaku pasar tetap perlu memperhatikan keberlanjutan arus dana dan sentimen global. Pergerakan nilai tukar, saham berkapitalisasi besar, serta kabar dari pasar luar negeri masih dapat memengaruhi arah indeks sepanjang hari.

Kondisi global juga menjadi bagian dari pertimbangan pasar. Volatilitas eksternal dapat membuat reli indeks berjalan tidak lurus, terutama jika pelaku pasar mulai menahan posisi menjelang area resistance.

Modal Juli Masih Positif

Secara bulanan, IHSG memiliki modal positif setelah mencatat kenaikan sekitar 10,28 persen sepanjang Juli 2026. Catatan tersebut menjadi latar penting bagi pergerakan indeks pada awal Agustus.

Sejumlah analis juga mencatat IHSG selalu menguat pada Agustus dalam enam tahun terakhir. Rata-rata kenaikannya disebut sekitar 2,83 persen.

Namun, catatan historis tidak menjamin pola yang sama akan terulang. Pergerakan indeks tetap bergantung pada sentimen pasar, arus dana, kinerja emiten, nilai tukar, dan kondisi global.

Pada perdagangan Kamis pagi, sentimen positif masih dominan. IHSG lanjut reli dan masih bertahan di area atas setelah dua hari sebelumnya menguat cukup tajam.

Selama indeks mampu menjaga area 6.350 hingga 6.370, peluang IHSG lanjut reli untuk menguji level 6.400 tetap terbuka.

Hingga pukul 09.30 WIB, IHSG berada di 6.378,522, LQ45 di 636,98, nilai transaksi mencapai Rp3,74 triliun, dan 309 saham tercatat menguat. (Sol)

Artikel Menarik Lainnya