FinanSaya.com – IHSG jatuh lagi secara intraday pada perdagangan Senin, 22 Juni 2026, meski indeks masih tercatat tipis di zona hijau saat dipantau pagi. Data TradingView sekitar pukul 10.04 WIB menunjukkan Indeks Harga Saham Gabungan berada di level 6.137,14, naik 3,662 poin atau 0,06 persen.
Kenaikan tipis itu belum cukup menunjukkan pasar bergerak solid. Pada grafik intraday 5 menit, IHSG sempat bergerak di kisaran 6.180 sampai 6.210, sebelum turun tajam ke area 6.130-an. Indeks juga sempat menyentuh level rendah di sekitar 6.127,81.
IHSG jatuh lagi dan menunjukkan tekanan jual masih membayangi pasar. IHSG memang belum masuk zona merah pada waktu pemantauan, tetapi kegagalan bertahan di atas area psikologis 6.200 membuat pelaku pasar tetap berhati-hati.
IHSG Jatuh Lagi Setelah Gagal Tahan 6200
Tekanan intraday juga terlihat dari daftar saham dengan penurunan terdalam saat IHSG jatuh lagi. Berdasarkan data TradingView sekitar pukul 10.00 WIB, lima saham yang masuk daftar top losers adalah ACES, LUCY, XCIS, MSIN, dan MYOR.
Saham PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk. atau ACES menjadi saham yang paling dalam terkoreksi. ACES turun 8,20 persen ke level Rp336 per saham, dengan volume perdagangan sekitar 13,66 juta saham.
Posisi berikutnya saat IHSG jatuh lagi, ditempati saham PT Lima Dua Lima Tiga Tbk. atau LUCY. Saham ini melemah 7,97 persen ke level Rp1.385 per saham, dengan volume perdagangan sekitar 119.700 saham.
Dana Investasi Real Estat Ciptadana Properti Perhotelan Padjajaran atau XCIS juga masuk daftar pelemahan terdalam. XCIS turun 7,69 persen ke level Rp72, tetapi pergerakan saham ini perlu dibaca hati-hati karena volume transaksinya hanya sekitar 100 saham.
ACES Hingga MYOR Masuk Top Losers
Saham PT MNC Digital Entertainment Tbk. atau MSIN melemah 7,14 persen ke level Rp585 per saham. Volume perdagangan MSIN tercatat sekitar 27,75 juta saham, dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp38,11 triliun.
Sementara itu, saham PT Mayora Indah Tbk. atau MYOR terkoreksi 7,04 persen ke level Rp1.850 per saham. Volume perdagangan MYOR tercatat sekitar 3,14 juta saham, dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp44,49 triliun.
Dengan tekanan pada sejumlah saham tersebut, IHSG jatuh lagi secara intraday meskipun angka indeks utama belum sepenuhnya berbalik merah. Kondisi ini memperlihatkan penguatan tipis di indeks tidak selalu berarti seluruh saham bergerak positif.
Baca Juga: IHSG Tinggalkan Level Terendah Bulan Ini
Ringkasan lima saham top losers menunjukkan tekanan tidak hanya terjadi pada saham berlikuiditas tipis. ACES, MSIN, dan MYOR memiliki volume jutaan saham, sehingga pelemahannya lebih mudah dibaca sebagai bagian dari tekanan jual pasar. Sementara itu, XCIS perlu dicermati berbeda karena volume hanya 100 saham membuat pergerakan harganya tidak sekuat sinyal saham dengan transaksi besar.
Tekanan pasar juga masih dibayangi sentimen rebalancing indeks global. Sebelumnya, dilaporkan juga bahwa MSCI mengeluarkan sejumlah emiten Indonesia dari indeksnya, sementara FTSE Russell akan menghapus saham Indonesia dengan konsentrasi kepemilikan tinggi, efektif 22 Juni.
Salah satu media luar negeri menyebut, investor asing telah menjual sekitar US$2,2 miliar saham Indonesia sepanjang tahun berjalan. Goldman Sachs memperkirakan potensi arus keluar sekitar US$1,6 miliar akibat rebalancing tersebut.
Dengan kombinasi tekanan saham besar dan sentimen eksternal tersebut, narasi IHSG jatuh lagi masih relevan pada perdagangan pagi.
Selama Indeks harga saham tersebut belum mampu kembali bertahan di atas area 6.180 sampai 6.200, tekanan jual intraday masih berpotensi berlanjut. Karena itu, sinyal IHSG jatuh lagi perlu dicermati dari kemampuan indeks menjaga area 6.127 sampai 6.130 serta respons pasar terhadap saham berkapitalisasi besar.
Daftar Saham Top Losers Pagi Ini:
| Kode | Emiten | Penurunan | Harga | Volume |
|---|---|---|---|---|
| ACES | PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk. | -8,20% | Rp336 | 13,66 juta |
| LUCY | PT Lima Dua Lima Tiga Tbk. | -7,97% | Rp1.385 | 119.700 |
| XCIS | DIRE Ciptadana Properti Perhotelan Padjajaran | -7,69% | Rp72 | 100 |
| MSIN | PT MNC Digital Entertainment Tbk. | -7,14% | Rp585 | 27,75 juta |
| MYOR | PT Mayora Indah Tbk. | -7,04% | Rp1.850 | 3,14 juta |




