Harga Bapok Surabaya Stabil, Bawang Merah Naik Tipis

|

11 Views
Harga Bapok Surabaya Stabil, Bawang Merah Naik Tipis

FinanSaya.com – Harga bapok Surabaya di akhir pekan ini masih relatif terkendali.

Pada Sabtu, 23 Mei 2026, mayoritas komoditas kebutuhan harian tidak banyak bergerak. Berdasarkan data SISKAPERBAPO, di enam pasar Kota Surabaya hanya lima komoditas yang mengalami perubahan harga.

Pasar tersebut meliputi Pasar Keputran, Pasar Pucang Anom, Pasar Wonokromo, Pasar Genteng, Pasar Tambahrejo, dan Pasar Soponyono.

Dari data tersebut, mayoritas harga bapok Surabaya tidak mengalami perubahan harga.

Namun, lima komoditas tercatat bergerak. Tiga komoditas naik, sedangkan dua lainnya turun.

Bawang Merah Naik Paling Tinggi di Harga Bapok Surabaya

Bawang merah menjadi komoditas dengan kenaikan tertinggi.

Harga bawang merah naik Rp833 dari sebelumnya Rp46.166 menjadi Rp47.000 per kilogram. Secara persentase, kenaikannya mencapai 1,81 persen.

Kenaikan ini perlu dicermati karena bawang merah termasuk bahan dapur utama.

Hampir semua rumah tangga memakainya untuk memasak. Warung makan, katering, pedagang pasar, hingga UMKM kuliner juga sangat bergantung pada komoditas ini.

Namun untuk saat ini, kenaikan tersebut masih tergolong terbatas.

Cabe Merah Besar dan Ayam Ras Naik Tipis

Selain bawang merah, harga bapok Surabaya seperti cabe merah besar juga naik.

Harga cabe merah besar naik Rp167 dari Rp46.333 menjadi Rp46.500 per kilogram. Kenaikannya sekitar 0,36 persen.

Kenaikan ini relatif kecil.

Namun cabai tetap menjadi komoditas yang sering dipantau karena harganya mudah bergerak. Perubahan pasokan, cuaca, distribusi, dan permintaan bisa membuat harga cabai cepat naik atau turun.

Daging ayam ras juga naik tipis.

Harga daging ayam ras bergerak dari Rp35.583 menjadi Rp35.666 per kilogram, naik Rp83 atau sekitar 0,23 persen.

Sebagaimana diketahui, harga protein hewani utama masih cukup stabil. Kenaikan ayam ras belum menunjukkan tekanan besar di tingkat konsumen.

Cabai Rawit Merah Justru Turun

Di sisi lain, cabai rawit merah mengalami penurunan.

Harga cabai rawit merah turun Rp1.167 dari Rp74.166 menjadi Rp73.000 per kilogram. Penurunan ini setara 1,57 persen.

Penurunan cabai rawit merah cukup menarik karena komoditas ini sering menjadi sumber tekanan belanja dapur.

Ketika cabai rawit naik tajam, pedagang makanan dan rumah tangga biasanya langsung merasakan dampaknya. Karena itu, penurunan harga bapok Surabaya, khususnya cabai rawit merah bisa memberi sedikit ruang bagi warga.

Selain cabai rawit merah, buncis juga turun.

Harga buncis melemah Rp333 dari Rp19.666 menjadi Rp19.333 per kilogram, atau turun 1,69 persen.

Baca Juga: GPM di Lidah Wetan, Warga Surabaya Tak Buang Waktu

Beras dan Gula Masih Stabil

Kabar baik harga bapok Surabaya datang dari beras.

Harga beras premium masih bertahan di Rp15.583 per kilogram. Sementara itu, beras medium tetap berada di Rp12.666 per kilogram.

Stabilnya harga beras penting karena beras adalah kebutuhan paling dasar masyarakat.

Jika harga beras bergerak naik, dampaknya bisa langsung terasa ke hampir semua rumah tangga. Karena itu, harga beras yang tidak berubah menjadi sinyal positif bagi stabilitas pangan Surabaya.

Gula kristal putih juga tidak berubah dalam list harga bapok Surabaya di SISKAPERBAPO.

Harganya tetap berada di Rp17.333 per kilogram.

Minyak Goreng Tidak Bergerak

Harga minyak goreng juga terpantau stabil.

Minyak goreng curah tetap di Rp20.833 per kilogram. Minyak goreng kemasan premium berada di Rp18.166 per liter. Sementara Minyakita masih berada di Rp16.020 per liter.

Stabilnya minyak goreng penting karena komoditas ini digunakan hampir setiap hari.

Untuk saat ini, harga minyak goreng di Surabaya belum menunjukkan gejolak baru.

Protein Hewani Relatif Aman

Harga protein hewani lain juga tidak banyak berubah.

Daging sapi paha belakang tetap di Rp119.444 per kilogram. Daging ayam kampung berada di Rp64.166 per ekor.

Telur ayam ras bertahan di Rp26.833 per kilogram, sedangkan telur ayam kampung tetap Rp46.666 per kilogram.

Sayur dan Ikan Juga Stabil

Pada kelompok sayuran, selain buncis yang turun, harga bapok Surabaya untuk komoditas lain cenderung tetap.

Kol atau kubis berada di Rp10.500 per kilogram. Kentang stabil di Rp15.000 per kilogram. Tomat merah tetap Rp13.833 per kilogram, sedangkan wortel berada di Rp12.833 per kilogram.

Kelompok ikan segar juga tidak bergerak.

Ikan bandeng bertahan di Rp42.833 per kilogram. Ikan kembung Rp60.000 per kilogram. Ikan tuna Rp50.000 per kilogram. Ikan tongkol Rp41.166 per kilogram, dan ikan cakalang Rp45.000 per kilogram.

Secara umum, harga bapok Surabaya masih berada dalam kondisi terkendali. Perubahan memang terjadi pada bawang merah, cabai merah besar, ayam ras, cabai rawit merah, dan buncis. Namun, mayoritas kebutuhan utama seperti beras, minyak goreng, gula, telur, daging, sayuran, dan ikan masih stabil.

Bagi warga, kondisi ini memberi ruang bernapas. Setidaknya, belanja dapur akhir pekan belum menghadapi lonjakan harga yang terlalu lebar. (Sol)

Artikel Menarik Lainnya