FinanSaya.com – Laporan terbaru Galaxy Research kembali menyoroti dompet hardware Coldcard setelah gelombang ketiga pencurian Bitcoin disebut menguras 207,7294 BTC dari sejumlah alamat.
Dalam laporan melalui akun resminya di platform X, Galaxy Research menyebut alamat-alamat tersebut diduga terkait dengan seed yang dibuat memakai perangkat Coldcard tertentu.
Secara akumulatif, tiga gelombang serangan pada dompet hardware Coldcard dilaporkan telah menyebabkan kerugian 1.367,05 BTC. Dana tersebut berasal dari sekitar 4.585 alamat.
Dengan harga Bitcoin saat laporan disusun, nilai aset yang dicuri diperkirakan telah melampaui USD 88 juta.
Dompet Hardware Coldcard Disorot Galaxy Research
Galaxy Research menjelaskan bahwa dua gelombang pertama memiliki pola yang relatif mirip. Bitcoin dari banyak alamat korban dikirim ke sejumlah kecil alamat pengumpul.
Pada gelombang ketiga, pola pergerakan dana disebut lebih kompleks. Dana dialirkan melalui lebih banyak alamat perantara sebelum akhirnya dikonsolidasikan.
Galaxy Research belum memastikan apakah seluruh gelombang serangan dilakukan oleh kelompok yang sama. Namun, kesamaan karakteristik alamat korban membuat lembaga riset tersebut menilai serangan kemungkinan berkaitan dengan proses pembuatan seed di sejumlah versi firmware Coldcard.
Dengan kata lain, sorotan tidak hanya tertuju pada perpindahan dana di blockchain. Fokus utama berada pada kemungkinan lemahnya keacakan saat seed awal dibuat.
Seed Jadi Titik Kritis Keamanan
Seed merupakan rangkaian kata yang menjadi dasar pembentukan kunci privat dompet kripto. Siapa pun yang dapat memperoleh atau menebak seed berpotensi mengendalikan alamat Bitcoin yang terkait.
Risiko itu dapat terjadi tanpa pelaku harus memegang perangkat fisik korban, dalam kasus ini dompet hardware Coldcard. Jika seed berhasil dihitung atau ditebak, kunci privat dapat digunakan untuk memindahkan dana.
Karena itu, keamanan dompet hardware Coldcard tidak hanya bergantung pada perangkat fisik dan PIN. Tahap pembuatan seed juga menjadi bagian penting dari perlindungan aset.
Jika proses pembuatan seed menghasilkan tingkat keacakan yang lebih rendah dari standar keamanan yang diharapkan, jumlah kemungkinan seed yang perlu diuji penyerang menjadi lebih kecil.
Block Soroti Masalah RNG
Block Bitcoin Engineering and Security dalam laporan teknisnya menyebut kerentanan berasal dari kesalahan integrasi random number generator atau RNG pada firmware Coldcard.
Menurut Block, kesalahan tersebut membuat fungsi tertentu menggunakan generator angka acak berbasis perangkat lunak yang deterministik. Padahal, sistem seharusnya memanfaatkan sumber keacakan perangkat keras sebagaimana dirancang.
Jalur tersebut disebut dapat membuat seed yang dihasilkan pada firmware terdampak memiliki tingkat entropi lebih rendah. Entropi yang lebih rendah berarti ruang pencarian seed menjadi lebih sempit.
Dalam skenario ini, penyerang dapat menghitung kandidat seed secara offline, mencocokkannya dengan alamat publik di blockchain, lalu menggunakan kunci privat yang ditemukan untuk memindahkan Bitcoin.
Namun, Block juga menyatakan analisisnya masih berdasarkan pemahaman awal dan belum melalui pengujian empiris secara menyeluruh. Peringatan diterbitkan lebih awal karena eksploitasi aktif telah berlangsung dan pengguna menghadapi risiko kehilangan aset.
Baca Juga: Trader Ini Akumulasi Bitcoin Pasca Profit Jumbo dari Short
Coinkite Sebut Versi Firmware Terdampak
Coinkite sebagai produsen dompet hardware Coldcard juga menerbitkan Coldcard Security Advisory di situs resminya. Dalam advisory tersebut, Coinkite menyebut beberapa model dan versi firmware terdampak.
Seed dari Coldcard Mk2 dan Mk3 dengan firmware versi 4.0.1 sampai 4.1.9 termasuk dalam kelompok berisiko.
Seed yang dibuat menggunakan Mk4 dan Mk5 sebelum firmware standar 5.6.0 atau Edge 6.6.0X juga masuk daftar terdampak. Untuk Coldcard Q, risiko ditemukan pada seed yang dibuat sebelum firmware standar 1.5.0Q atau Edge 6.6.0QX.
Coinkite menjelaskan bahwa risiko ditentukan oleh firmware yang dipakai ketika seed dibuat. Artinya, bukan hanya model perangkat saat ini yang perlu diperhatikan, melainkan riwayat seed tersebut dibuat.
Dalam penjelasan teknis terpisah, Coinkite memperkirakan ruang pencarian efektif pada Mk2 dan Mk3 hanya sekitar 40 bit. Untuk Mk4, Mk5, dan Q, tambahan keacakan dari secure element diperkirakan menghasilkan sekitar 72 bit.
Angka itu masih lebih rendah dari target keamanan 128 bit.
Pembaruan Firmware Tidak Memperbaiki Seed Lama
Coinkite telah merilis firmware perbaikan untuk seluruh model terdampak. Namun, perusahaan menegaskan pembaruan firmware tidak dapat memperbaiki seed lama yang sudah dibuat.
Pengguna dompet hardware Coldcard yang terdampak disarankan memperbarui perangkat, membuat seed baru, memverifikasi cadangan, memeriksa alamat penerima, lalu memindahkan saldo secara bertahap.
Coinkite juga menyarankan transaksi percobaan dalam jumlah kecil sebelum seluruh Bitcoin dipindahkan. Langkah ini membantu memastikan alamat baru benar dan proses pemindahan berjalan sesuai rencana.
Cadangan seed lama sebaiknya tetap disimpan sampai semua transaksi menuju dompet baru terkonfirmasi. Setelah dana benar-benar aman di seed baru, pengguna dapat menata ulang strategi penyimpanan cadangan.
Coinkite menambahkan bahwa seed yang dibuat dengan sedikitnya 50 lemparan dadu independen dan rahasia tidak dianggap berisiko akibat masalah RNG tersebut.
Passphrase BIP-39 yang kuat dan unik dapat memberi lapisan perlindungan tambahan. Namun, passphrase tidak memperbaiki kelemahan seed lama untuk dompet hardware Coldcard.
Tidak Semua Produk Coinkite Terdampak
Coinkite menegaskan produk TAPSIGNER, OPENDIME, dan SATSCARD tidak terdampak karena menggunakan basis kode berbeda.
Pernyataan ini penting agar risiko tidak disamaratakan ke seluruh produk Coinkite. Isu utama dalam bahan ini berkaitan dengan seed yang dibuat oleh model dan firmware Coldcard tertentu.
Kasus ini juga memperlihatkan bahwa keamanan dompet kripto harus dilihat dari seluruh rantai proses. Perlindungan fisik perangkat, firmware, sumber keacakan, cadangan seed, dan prosedur pemindahan dana semuanya saling berkaitan.
Dalam laporan Galaxy Research, total kerugian yang diduga terkait seed dompet hardware Coldcard telah mencapai 1.367,05 BTC dari sekitar 4.585 alamat, setelah gelombang ketiga menguras 207,7294 BTC. (Sol)




