FinanSaya.com – Pergerakan IHSG kembali menarik perhatian setelah berhasil bangkit di awal perdagangan.
Setelah sempat tertekan cukup dalam, indeks akhirnya kembali menembus level psikologis 7.000.
Sempat Melemah, Lalu Balik Arah
Pada pembukaan, IHSG sempat turun ke level 6.968,56.
Pergerakan masih fluktuatif di kisaran 6.931,97 hingga 6.980,84 sebelum akhirnya berbalik menguat.
Tak lama kemudian, IHSG naik sekitar 0,44 persen ke level 7.004.
Kondisi ini menunjukkan mulai masuknya aksi beli setelah tekanan jual besar di akhir pekan sebelumnya.
Rebound Setelah Jatuh Tajam
Sebelumnya, IHSG ditutup melemah cukup dalam hingga 2,03 persen ke level 6.956,80.
Penurunan tersebut membuat indeks mendekati area support kuat di kisaran 6.900.
Dari level inilah banyak investor mulai melakukan aksi beli murah atau bargain hunting.
Saham Bank Jadi Penggerak Utama
Penguatan IHSG kali ini tidak lepas dari peran saham-saham perbankan besar.
Beberapa emiten seperti BBNI, BMRI, BBCA, dan BBRI kompak menguat di awal perdagangan.
BBNI menjadi yang paling menonjol dengan kenaikan sekitar 1,61 persen ke level Rp3.780.
Disusul BMRI naik 0,91 persen, BBCA menguat 0,85 persen, dan BBRI naik 0,67 persen.
Kenaikan saham bank ini sering menjadi sinyal awal pemulihan karena biasanya menarik minat investor besar.
Sektor Lain Ikut Menguat
Selain perbankan, beberapa saham lain juga ikut menopang IHSG.
Emiten seperti BRPT, CTRA, dan AMMN tercatat ikut menguat di sesi pembukaan.
Hal ini menunjukkan penguatan tidak hanya terjadi di satu sektor saja.
Namun, pergerakan sektor lain masih cenderung terbatas dan belum merata.
Pasar Masih Volatil
Meski berhasil rebound, kondisi pasar belum sepenuhnya stabil.
Volatilitas masih cukup tinggi dan pelaku pasar tetap berhati-hati.
Secara teknikal, area 6.900 hingga 6.870 menjadi batas bawah penting.
Sementara itu, area 7.050 hingga 7.100 menjadi resistance yang masih sulit ditembus.
Jika IHSG mampu bertahan di atas 7.000, peluang penguatan lanjutan masih terbuka.
Namun jika kembali turun di bawah support, tekanan bisa muncul lagi dalam waktu dekat. (Sam)




