Pasar Saham Indonesia Berdarah, IHSG Jatuh 2,46 Persen

|

4 Views

FinanSaya.com – Pasar keuangan Indonesia kembali mengalami tekanan besar pada perdagangan Kamis, 30 April 2026.

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG tercatat anjlok sekitar 2,46 persen hingga sesi I dan turun ke level 6.926.

Penurunan ini membuat IHSG kembali meninggalkan area psikologis 7.000 yang sebelumnya sempat dipertahankan pasar.

Sempat Menguat, Lalu Berbalik Jatuh

Dilansir dari Bloomberg Technoz, IHSG sebenarnya sempat bergerak positif di awal perdagangan.

Bahkan indeks sempat menyentuh level 7.109 sebelum tekanan jual mulai membesar.

Tak lama kemudian, pasar langsung berbalik arah dan terus melemah hingga menyentuh level terendah di kisaran 6.923.

Kondisi ini menunjukkan investor masih sangat sensitif terhadap berbagai sentimen pasar yang berkembang.

Saham Big Caps Ikut Terseret

Tekanan tidak hanya terjadi pada IHSG secara umum. Indeks saham unggulan LQ45 juga tercatat turun sekitar 2,39 persen.

Hal ini menunjukkan saham-saham berkapitalisasi besar ikut mengalami tekanan cukup berat sepanjang sesi perdagangan.

Mayoritas saham di Bursa Efek Indonesia juga bergerak di zona merah.

Data perdagangan menunjukkan sekitar 618 saham melemah, hanya 95 saham yang menguat, sementara sisanya stagnan.

Di saat yang sama, nilai tukar rupiah juga mengalami tekanan terhadap dolar Amerika Serikat. Rupiah terpantau berada di kisaran Rp17.380 per dolar AS.

Level tersebut disebut menjadi salah satu posisi terlemah sepanjang sejarah perdagangan rupiah. (Sol)

Artikel Menarik Lainnya