Misi Mars SpaceX Jadi Sorotan Komunitas Kripto

|

5 Views
Misi Mars SpaceX Jadi Sorotan Komunitas Kripto

FinanSaya.com – Dunia kripto dan luar angkasa tiba-tiba bertemu di satu titik besar, dalam misi Mars SpaceX.

SpaceX mengumumkan bahwa Chun Wang, salah satu pendiri F2Pool, akan memimpin misi awak swasta pertama Starship menuju Mars. Rencana ini bukan pendaratan langsung, melainkan flyby Mars, yaitu melintas dekat planet merah sebelum kembali ke Bumi.

Ini merupakan kali pertama tokoh kripto kini mulai masuk ke proyek antariksa paling ambisius di dunia. Dari mining Bitcoin, Chun Wang kini dikaitkan dengan perjalanan manusia menuju Mars.

Siapa Chun Wang?

Sebagai informasi, Chun Wang dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam industri Bitcoin mining.

Ia merupakan co-founder F2Pool, salah satu mining pool Bitcoin tertua dan terbesar di dunia. CoinDesk melaporkan F2Pool terkait dengan sekitar 11 persen hashrate Bitcoin, sehingga perannya dalam ekosistem penambangan BTC tidak bisa dianggap kecil.

Namun Wang bukan orang baru di dunia penerbangan luar angkasa.

Sebelumnya, ia mendanai dan memimpin misi Fram2, penerbangan privat SpaceX menggunakan kapsul Crew Dragon. Misi itu dikenal sebagai penerbangan manusia pertama yang melintasi kutub Bumi dari orbit.

Di acara Bitcoin 2025, Wang bahkan sempat bercanda dengan gaya khas komunitas krpto: “Don’t trust, verify. I verified space.”

Bukan Mendarat, Tapi Flyby Mars

Misi Mars SpaceX yang akan dipimpin Chun Wang belum ditujukan untuk membangun kota atau mendarat di permukaan Mars.

Langkah awalnya lebih realistis: flyby.

Artinya, Starship akan membawa awak melintasi Mars dari jarak dekat, lalu kembali ke Bumi. Menurut laporan Space.com, perjalanan ini diperkirakan memakan waktu sekitar dua tahun, sementara momen melintas dekat Mars hanya berlangsung beberapa jam.

Di sinilah skala ambisi misi Mars SpaceX terlihat.

Dua tahun perjalanan untuk beberapa jam di dekat Mars terdengar ekstrem. Namun dalam eksplorasi antariksa, misi seperti ini bisa menjadi batu loncatan penting sebelum manusia benar-benar mendarat.

Flyby bisa menguji sistem pendukung kehidupan, ketahanan awak, navigasi luar angkasa dalam, komunikasi jarak jauh, dan kemampuan Starship membawa manusia melewati orbit Bumi.

Starship Masih Jadi Tanda Tanya

Namun, jalan menuju misi Mars SpaceX belum mulus.

Pengumuman misi ini disampaikan menjelang percobaan peluncuran Starship V3. Percobaan itu akhirnya dibatalkan pada menit-menit akhir karena masalah teknis yang belum terselesaikan dalam hitungan mundur di Starbase, Texas.

Starship memang menjadi kendaraan utama ambisi misi Mars SpaceX milik Elon Musk. Namun program tersebut masih berada dalam fase pengujian. Roket ini belum secara konsisten membuktikan kemampuan operasional penuh untuk misi manusia jarak jauh.

Artinya, rencana Chun Wang ke Mars masih sangat bergantung pada kemajuan teknis Starship.

Tanpa Starship yang benar-benar stabil, misi flyby Mars tetap menjadi rencana besar yang harus melewati banyak pembuktian.

Baca Juga: Jelang IPO SpaceX, Elon Musk Diisukan Jadi ‘Tirani’

Kenapa Tokoh Kripto Bisa Masuk Misi Mars SpaceX?

Pemilihan Chun Wang menarik karena ia datang dari dunia Bitcoin mining.

Kripto dan luar angkasa punya kesamaan budaya, sama-sama penuh risiko, eksperimental, mahal, dan sering didorong oleh komunitas yang percaya masa depan bisa dibangun lewat teknologi.

Bagi komunitas Bitcoin, keterlibatan Wang dalam misi Mars SpaceX bisa dibaca sebagai momen simbolis.

Dulu Bitcoin hanya dianggap eksperimen internet. Kini salah satu tokoh awal industrinya bisa ikut dalam perjalanan menuju planet lain.

Namun, ada sisi lain yang perlu dilihat.

Misi seperti ini juga menunjukkan bagaimana kekayaan dari sektor teknologi baru, termasuk crypto, mulai mengalir ke proyek luar angkasa privat. Eksplorasi antariksa tidak lagi hanya menjadi urusan negara. Miliarder, perusahaan swasta, dan investor teknologi kini ikut menentukan arahnya.

Kripto dan Space Makin Terhubung

Hubungan kripto dan luar angkasa sebenarnya bukan hal baru.

Elon Musk pernah membuat pasar kripto bergerak hanya lewat pernyataan soal Bitcoin dan Dogecoin. SpaceX juga pernah dikaitkan dengan pembayaran berbasis DOGE untuk merchandise dan proyek tertentu.

Kini, narasinya naik kelas.

Bukan hanya aset kripto yang masuk percakapan SpaceX, tetapi tokoh mining Bitcoin yang masuk langsung ke misi antariksa.

Jika berhasil, Chun Wang bisa menjadi salah satu tokoh swasta paling penting dalam sejarah awal perjalanan manusia ke Mars. Jika tertunda, itu juga bukan hal aneh, karena proyek antariksa hampir selalu menghadapi revisi waktu, uji ulang, dan risiko teknis. (Sol)

Artikel Menarik Lainnya