Danantara Resmi Masuk GOTO, Apa Dampaknya ke Investor?

|

14 Views

FinanSaya.com – Saham GOTO kembali menjadi perhatian pelaku pasar setelah Danantara dikonfirmasi membeli saham perusahaan teknologi tersebut dengan porsi kepemilikan di bawah 1 persen.

Meski porsinya masih kecil, langkah ini langsung memicu perhatian investor karena dinilai sebagai sinyal dukungan pemerintah terhadap ekosistem digital nasional.

Pasar melihat masuknya Danantara bukan sekadar transaksi biasa. Investor mulai membaca adanya peluang sinergi jangka panjang di sektor ride-hailing, layanan digital, hingga ekonomi berbasis platform.

Danantara Bukan Sekadar Cari Cuan

CEO Danantara, Rosan Roeslani menyebut investasi ini tidak hanya berorientasi keuntungan finansial.

Menurutnya, langkah tersebut juga berkaitan dengan penguatan ekonomi digital Indonesia serta mendukung kesejahteraan mitra pengemudi di ekosistem ojol.

Pernyataan itu membuat pasar mulai menilai GOTO memiliki dukungan strategis yang lebih kuat dibanding sebelumnya.

Market Masih Mixed Response

Meski sentimennya positif, respons pasar sejauh ini masih terbilang campuran.

Investor masih mempertimbangkan beberapa faktor penting, mulai dari porsi kepemilikan Danantara yang masih sangat kecil hingga tekanan regulasi industri ojol yang belum sepenuhnya selesai.

Selain itu, investor asing juga masih cenderung wait and see terhadap roadmap profitabilitas GOTO dalam jangka panjang.

Karena itu, meski sentimen membaik, market belum sepenuhnya agresif masuk ke saham teknologi tersebut.

Volume Transaksi GOTO Meledak

Dari sisi perdagangan, sentimen masuknya Danantara langsung membuat volume transaksi GOTO melonjak tajam.

Saham ini bahkan kembali menjadi salah satu saham teraktif di pasar.

Namun secara harga, GOTO masih tertahan di area “gocap” Rp50 karena antrean jual yang masih cukup tebal.

Area Teknikal Jadi Perhatian Trader

Secara teknikal, area Rp50 masih menjadi support penting bagi GOTO.

Sementara resistance terdekat berada di kisaran Rp54 hingga Rp58.

Apabila saham ini mampu breakout di atas Rp58 dengan volume besar, peluang reversal medium term mulai terbuka.

Sedangkan resisten kuat berikutnya berada di area Rp63 yang menjadi titik penting untuk mengonfirmasi perubahan tren lebih besar. (Sam)

Artikel Menarik Lainnya